Sabtu, 22 Desember 2012


LUBANG JEPANG

 
Lubang Jepang Bukittinggi adalah salah satu objek wisata sejarah yang ada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Lubang Jepang merupakan sebuah terowongan (bunker) perlindungan yang dibangun tentara pendudukan Jepang sekitar tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan.



Sebelumnya, Lubang Jepang dibangun sebagai tempat penyimpanan perbekalan dan peralatan perang tentara Jepang, dengan panjang terowongan yang mencapai 1400 m dan berkelok-kelok serta memiliki lebar sekitar 2 meter. Sejumlah ruangan khusus terdapat di terowongan ini, di antaranya adalah ruang pengintaian, ruang penyergapan, penjara, dan gudang senjata.
Selain lokasinya yang strategis di kota yang dahulunya merupakan pusat pemerintahan Sumatera Tengah, tanah yang menjadi dinding terowongan ini merupakan jenis tanah yang jika bercampur air akan semakin kokoh. Bahkan gempa yang mengguncang Sumatera Barat tahun 2009 lalu tidak banyak merusak struktur terowongan.
Diperkirakan puluhan sampai ratusan ribu tenaga kerja paksa atau romusha dikerahkan dari pulau Jawa, Sulawesi dan Kalimantan untuk menggali terowongan ini. Pemilihan tenaga kerja dari luar daerah ini merupakan strategi kolonial Jepang untuk menjaga kerahasiaan megaproyek ini. Tenaga kerja dari Bukittinggi sendiri dikerahkan di antaranya untuk mengerjakan terowongan pertahanan di Bandung dan Pulau Biak.


Lubang Jepang terletak di dalam kawasan Objek wisata Taman Panorama Bukittinggi, Sumatera Barat. Lubang Jepang merupakan objek wisata yang juga merupakan bukti sejarah penjajahan Jepang di Indonesia. Sebuah terowongan bawah tanah yang dibangun untuk kepentingan militer Jepang pada masa Perang Dunia-II; atas perintah Pemerintahan Militer Angkatan Darat Jepang untuk wilayah Sumatera yang berkedudukan di Bukittinggi di bawah komando Jendral Watanabe. Jadi, jika anda berkunjung ke Bukittinggi jangan lupa mengunjungi Taman Panorama dan menelusuri lorong demi lorong dalam Lubang Jepang ini. Keberadaan lubang yang dalam membangunnya sengaja disamarkan, tidak terlihat dari pinggir jalan raya (dari luar taman). Bahkan ketika berada di dalam Taman Panorama, tidak serta merta pintu masuk lubang terlihat kecuali jika berdiri di sekitar mulut lubang.

Untuk masuk ke dalam lorong lubang Jepang, terlebih dahulu harus menuruni 132 anak tangga yang mempunyai kemiringan cukup vertikal. Tangga semen ini dibagi menjadi dua jalur yang dibatasi dengan stainless steel, sehingga terasa lebih nyaman untuk dituruni. Satu sisi ditujukan buat pengunjung yang ingin masuk ke dalam dasar terowongan Lubang Jepang. Sementara sisi lainnya merupakan tangga keluar terowongan. Kedalaman lubang diperkirakan sekitar 40 m dari permukaan tanah. Sedangkan panjangnya  lebih kurang 1.470 m. Lorong di dalam terowongan lebarnya sekitar 2 m. Suasana di dalam lubang cukup terang karena telah dilengkapi dengan penerangan listrik yang cukup memadai. Dinding-dinding terowongan juga tidak terlihat suram karena telah dilapisi oleh semen; bahkan sebagian lantainya telah dipasang paving block (seperti terlihat dalam gambar).

Karena alasan keamanan, lorong yang mengarah persis ke sisi jurang Ngarai Sianok, ditutup dengan terali besi. Mulut lorong tersebut hanya berjarak beberapa meter dari sisi jurang. Ada juga lorong yang menuju ke pintu darurat (emergency exit). Sepanjang kiri dan kanan dalam lorong-lorong, terdapat ruangan-ruangan yang jumlah keseluruhannya hingga 21 ruang, terdiri dari:
- Ruang Amunisi
- Dapur
- Penjara
- Ruang Makan
- Barak tentara, dll



Kota Bukittinggi menyimpan banyak tempat wisata yang mempunyai sejarah dan tentunya menarik.
Bagi teman2 semua nya,,jangan lupa berkunjung yaaa..
^-^

 
Sumber : -http://www.facebook.com/notes/kisah-misteri/misteri-lobang-jepang-di-bukit-tinggi-sumatera-barat-/166738066735829.
                 -http://www.wisatamelayu.com/id/tour/425-Lubang-Jepang-Lobang-Jepang/navcat

15 komentar:

  1. keren mi artikelnya soal'ykm bahas pariwisata dan sumber sejarah dari daerah kamu :)

    BalasHapus
  2. iyaa liv,,mksii..
    kpan2 kmu hrus ke bukittinggi yaa..
    :D

    BalasHapus
  3. waaaahh ,bagus mi . .
    . kalo d'semarang brarti hampir sama ama lawang sewu ya mi . .

    kapan" nyoba k'lawang sewu dulu nyook _ abiz tu ru k'lubang jepang ( kalo ada duit ) . haha . .

    :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mksii tiing..:)

      iya tiing,,ibaratny gitu lh..

      okee tiing,,psti seru deh kalo prgi rane2..
      :D

      Hapus
  4. tolong font nya diganti biar bacanya nggak susah

    BalasHapus
    Balasan
    1. okee bil,,ntr aku gnti..
      mksii masukanny..
      :)

      Hapus
  5. fontnya bisa diganti yg bisa aja, agar ga merusak kesehatan mata, kalo bisa diberi musik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. okee rif,,ntr blogny aku edit lg..
      mksii saranny..
      :D

      Hapus
  6. artikelnya bagus mi, ditambah gadget dong :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mksii zela..
      okee,,ntr aku edit lg..
      mksii saranny.. :)

      Hapus
  7. kayaknya tempatnya serem gitu mii, tapi gapapa deh kapan2 kesana :D
    ditambah gadgetnya mi biar rame

    BalasHapus
    Balasan
    1. hha,,iya ros,,agak serem..
      :D
      bneran yaa,,aku tggu loh..

      okee ros,,ntr aku tmbhin yaa..

      Hapus
  8. coba ditambah kolom lagi sehingga background tdk terlalu dominan..
    selamat berkarya.. :-)

    BalasHapus